|
Ditulis oleh Rm. Maryoto
|
|
Senin, 08 Februari 2010 16:30 |
|

Rekan-rekan imam yang terkasih,
Sebentar lagi akan segera tiba tahun baru imlek yang kebetulan bertepatan dengan hari raya kasih sayang. Di antara hari-hari raya yang ada perayaan tahun baru imlek merupakan salah satu tradisi yang syarat dengan nilai moral yang perlu senantiasa untuk di gemakan. Tentu tidak menutup mata adanya beberapa aspek yang berbau tahayul. Dan nilai moral yang terkandung dalam tradisi imlek tersebut bersifat universal, oleh karena juga pantas dirayakan bukan hanya oleh orang Tionghoa saja. menurut saya nilai moral utama yang termuat dalam tradisi imlek itu adalah nilai cinta, yang kemudian terjabar dalam beberapa aspek dalam tradisi imlek, yakni, cinta akan kesehatan dan kehidupan jasmani dan rohani, cinta akan keadilan dalam wujud tindakan mereka yg kuat dan mampu memberi bantuan kepada mereka yang lemah, cinta akan perdamain dan kesederajatan misalnya dalam tradisi perjamuan makan bersama malam tahun baru. Dan masih bisa di gali lebih jauh. Berikut saya sampaikan topik tentang imlek dari sebuah buku yang sedang saya terjemahkan, semoga bisa membantu para romo yang mungkin sedang dalam persiapan hendak mengadakan misa atau perayaan imlek.
salam,
maryoto
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 09 Februari 2010 09:07 |
|
Selengkapnya...
|
|
|
SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2010 KEUSKUKUPAN PURWOKERTO |
|
|
|
|
Ditulis oleh Uskup
|
|
Rabu, 03 Februari 2010 06:18 |
|

SURAT GEMBALA PRAPASKAH 2010 KEUSKUKUPAN PURWOKERTO
Disampaikan pada Perayaan Ekaristi
Sabtu dan Minggu, 13 - 14 Februari 2010
Ken damaian Merupakan Kebenaran Sejati
Dalam Hidup Keluarga
Umat Katolik Keuskupan Purwokerto yang terkasih,
Masa Prapaskah tahun 2010 sudah diambang pintu. Ini merupakan masa untuk olah batin bagi umat katolik sedunia dengan melaksanakan pantang dan puasa. Tuhan Yesus telah memberikan contoh olah batin pada saat bertapabrata di padang gurun selama 40 hari, untuk membedakan bisikan roh baik dan roh jahat serta untuk memperjelas apa yang menjadi kehendak Bapa-Nya di surga. Kehendak Bapa-Nya itulah yang dipegang teguh dan diperjuangkannya sampai titik darah penghabisan di kayu salib. Selama 40 hari mendatang, umat Katolik seluruh dunia, khususnya di wilayah Keuskupan Purwokerto, mau meneladan Yesus Kristus, Sang Guru di dalam olah batin; agar umat Katolik semakin mampu membedakan roh baik dan roh jahat serta mampu mempertegas langkah hidup yang benar, yakni mencapai kebahagiaan dengan membangun kedamaian, yang merupakan kebenaran sejati dalam hidup keluarga.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 08 Februari 2010 16:48 |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh retret
|
|
Senin, 01 Februari 2010 00:00 |
|
Aku menyadari bahwa kesetiaanku sebagai imam sering digoyahkan oleh pikiran dan tawran dunia termasuk pandangan hidup yang dangkal, oleh banyaknya ketakutan, individualisme, informasi tanpa seleksi dan peremehan nilai komitmen. Saat ini, aku mau kembali kepadaMu. Dalam keheningan dan doa, Kautunjukkan kepadaku betapa pentingnya iman yang mendalam, selalu percaya pada pertolonganMu dan mendengarkan Kabar Gembira PutraMu. Tunjukkanlah lagi kepadaku bagaimana menghiudpi iman, harapan dan kasih yang mendatangkan banyak berkat bagi dunia, seperti Yesus.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 02 Februari 2010 01:54 |
|
|
Penerimaan Calon Imam diosesan |
|
|
|
|
Ditulis oleh torsa
|
|
Senin, 01 Februari 2010 02:40 |
|
KEUSKUPAN PURWOKERTO PANITIA PENERIMAAN MENJADI CALON IMAM DIOSESAN KP Jl. Kapten Ismail 132 Tegal 52112 Telp & Fax: (0283) – 351685 Jawa Tengah, INDONESIA. Email : [
Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
]
No : 05/TORSA-KP/I/’10 Lamp : 1 lbr Hal : Syarat-syarat menjadi calon imam diosesan Purwokerto
SALAM DAMAI KRISTUS,
Para Romo, Bruder, Suster, saudara-saudari yang terkasih, bersama dengan ini kami kirimkan syarat-syarat masuk menjadi calon imam diosesan Purwokerto. Pendidikan pertama diselenggarakan di TOR St. Agustinus (TORSA) Keuskupan Purwokerto. TORSA adalah lembaga pendampingan awal bagi para calon frater untuk menjadi imam diosesan Keuskupan Purwokerto. Empat bidang pendampingan dalam dimensi manusiawi, rohani, intelektual dan pastoral diolah secara proporsional sesuai dengan tujuan TOR. Dengan menitikberatkan pendampingan dalam dimensi rohani yang berbasis manusiawi, TOR menyiapkan peserta untuk siap mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya sebagai calon imam sehingga akhirnya siap menjadi imam diosesan Keuskupan Purwokerto dalam gerak Gereja Kerajaan Allah.
Semoga syarat-syarat berikut makin memperjelas bagi para seminaris yang tertarik untuk terlibat dalam karya penggembalaan di Keuskupan Purwokerto sebagai imam diosesan.
Selamat berkarya dan Tuhan memberkati.
Tegal, 18 Januari 2010
R.D. Sulpicius Parjono, Pr Direktur TORSA
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 08 Februari 2010 16:43 |
|
Selengkapnya...
|
|
Ditulis oleh admin
|
|
Senin, 01 Februari 2010 02:22 |
|
|
| PENGURUS UNIO KEUSKUPAN PURWOKERTO |
| Ketua |
|
: R.D. Sulpicius Parjono |
| Wakil Ketua |
|
: R.D. Dwiyantoro |
| Sekretaris |
|
: R.D.Antonius Ary |
| Bendahara |
|
: R.D. Suranto |
| |
|
|
| ALAMAT SURAT : |
|
|
| |
|
Tahun Orientasi Rohani Keuskupan Purwokerto (TORSA) |
| |
|
Jl. Kapten Ismail 132 Tegal 52112 |
| Telpon |
|
: 0283-351685 0283-351685 |
| |
|
|
| Pengurus UNIO Purwokerto |
|
d.a Keuskupan Purwokerto |
| |
|
Jl. Gereja No. 3 Purwokerto 53115 |
|
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 01 Februari 2010 04:47 |
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |